Senjang Tematik » Pengolahan tanah untuk peningkatan produksi tanaman palawija pada lahan kering/tadah hujan di Lombok Timur

Tahun:2006
Propinsi:NUSA TENGGARA BARAT
Kabupaten:LOMBOK TIMUR
Kecamatan:PRINGGABAYA
Desa:PRINGGABAYA
Judul:Pengolahan tanah untuk peningkatan produksi tanaman palawija pada lahan kering/tadah hujan di Lombok Timur
Pelaksana:Balai Penelitian Tanah
Penanggung Jawab:Dr. Ai Dariah
Bidang Penelitian:Kesuburan Tanah dan Biologi Tanah
Teknologi:Teknologi sistem olah tanah konservasi melalui penanaman tanaman penutup tanah dan penggunaan mulsa sebagai bahan organik.
Komoditas 1:Jagung
2:
3:
Ringkasan:Sistem pengelolaan bahan organik dan teknik olah tanah konservasi belum diaplikasikan oleh petani lahan kering di desa tersebut. Tanaman legume tree seperti gamal dan lamtoro banyak ditanam sebagai pagar dan pembatas lahan, dan pemanfaatan hasil pangkasannyapun masih sebatas untuk pakan ternak. Pemanfaatan komak untuk usaha rehabilitasi lahan dan dijadikan komponen pendukung sistem olah tanah konservasi belum dilakukan. Sedangkan tanah di loaksi kajian telah mengalami degradasi yang tergolong serius, salah satunya ditunjukkan oleh status bahan organik tanah yang sangat rendah, karena kandungan bahan organik pada lapisan permukaan dan bawah permukaan kurang dari 1%. Kondisi tanah yang sangat porous yakni tingginya persen ruang pori dan persewn pori drainase cepat menyebabkan air cepat hilang menjadi air bawah permukaan, sehingga kesempatan tanaman untuk memanfaatkan air relatif kecil. Aplikasi sistem olah tanah konservasi tidak menyebabkan terjadinya penurunan hasil jagung. hal ini menjadi indikasi positif sehubungan dengan prospek pengembangan sistem olah konservasi (olah tanah minimum+mulsa) pada lahan kering beriklim kering di Lombok Timur. Penerapan pengolahan tanah konservasi pada lahan yang terdegradasi harus disertai dengan perbaikan status bahan organik tanah dan kemampuan tanah untuk memegang air (water holding capacity).
Manfaat / Dampak:Penanaman tanaman penutup tanah dan penggunaan mulsa selain bermanfaat untuk mendukung penerapan pengolahan tanah konservasi juga sangat berguna dalam memperbaiki status bahan organik dan perbaikan sifat fisik tanah yang akan berdampak pada efisiensi penggunaan air dan pencegahan erosi.
Pagu Anggaran:Rp. 110.000.000,-